Konsep Pendidikan Seumur Hidup Dalam Islam

BloggerMalas.ID - Konsep Pendidikan Seumur Hidup Dalam Islam. Pendidikan memeiliki peranan penting dalam kehidupan kita, mulai dari tingkat terkecil seperti keluarga danterus membesar ketingkatan yang lebih besar seperti teman, dan masyarakat. pendidikan berperan sebagai proses pendewasaan diri dan pembentukan pribadi manusia. Menurut Frederick J.Mc Donald dan M.J. Langeveld, pendidikan adalah suatu proses atau kegiatan yang diarahkan untuk mengubah kebiasaan (behavior) manusia. sedangkan menurut Menurut Juhn Dewey, pendidikan merupakan salah satu proses pembaharuan makna pengalaman. Pendidikan dapat dimaknai secara beragam tergantung dari sudut pandang masing-masing dan teori yang dipegannya.


Pendidikan dalam UU No. 20 Tahun 2003 Tentang SISDIKNAS memiliki arti yaitu : Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.



Konsep Pendidikan Seumur Hidup Dalam Islam

A.KONSEP DASAR PENDIDIKAN SEUMUR HIDUP
Konsep pendidikan seumur hidup merumuskan suatu asas, bahwa pendidikan adalah suatu proses yang berkelangsungan (kontinu) dari bayi sampai meninggal dunia. GBHN yang menyatakan ”pendidikan berlangsung seumur hidup dan dilaksanakan didalam lingkungan rumah tangga, sekolah, dan masyarakat. Karena itu, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan pemerintah ”. dari sini dapat dilihat bahwa pemerintah juga ikut menerapkan dan bertanggungjawab terhadap konsep pendidikan seumur hidup untuk warga negara.

Dalam buku dasar-dasar pendidikan Drs. H, Fuad Ihsan (1996:44-45), menuliskan beberapa dasar pemikiran tentang betapa pentingnya konsep pendidikan seumur hidup yang ditinjau dari berbagai aspek.


  1. Aspek idiologi, setiap manusia memiliki hak yang sama, serta meningkatkan pengetahuan dan menambah keterampilannya.
  2. Aspek ekonomis pendidikan merupakan cara yang efektif untuk dapat keluar dari lingkungan kemelaratan akibat kebodohan.
  3. Aspek Sosiologis, memberikan kesadaran akan pentingnya pendidikan.
  4. Aspek Politis, tugas pendidikan seumur hidup menjadikan seluruh rakyat menyadari pentingnya hak-hak pada Negara demokrasi.
  5. Apek teknologis, PSH sebgai alternatifuntuk mengembangkan dan memperbaharui pengetahuan.
  6. Aspek Psikologis dan Pedagogis.

Untuk memberikan keterampilan secara cepat dan memgembang daya adaptasi maka PSH memerlukan suasana yang kondusif.

B.Pendidikan seumur hidup dalam pandangan islam
Pendidikan seumur hidup dalam pandangan islam sudah ditegaskan oleh Rasulullah SAW. Yang berbunyi. “tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat”. Lepas dari sahih atau tidaknya pendapat tersebut, namun itu memberikan masukan yang cukup berharga bagi pendidikan. Di samping itu, pendapat ini tidak bertentangan dengan ajaran al-qur’an dan hadits.

Dalam al-Qur’an sendiri telah memberi isyarat bahwa permasalahan pendidikan sangat penting, jika al-Qur’an dikaji lebih mendalam maka kita akan menemukan beberapa prinsip dasar pendidikan, yang selanjutnya bisa kita jadikan inspirasi untuk dikembangkan dalam rangka membangun pendidikan yang bermutu. Ada beberapa indikasi yang terdapat dalam al-Qur’an yang berkaitan dengan pendidikan antara lain; Menghormati akal manusia, bimbingan ilmiah, fitrah manusia, penggunaan cerita (kisah) untuk tujuan pendidikan dan memelihara keperluan sosial masyarakat .

0 comments